<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="https://makassar.basarnas.go.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title><![CDATA[RSS Feed]]></title>
        <link><![CDATA[https://makassar.basarnas.go.id/feed]]></link>
        <description><![CDATA[Basarnas RSS Feed.]]></description>
        <language>id-ID</language>
        <pubDate>Sun, 17 May 2026 08:27:39 +0700</pubDate>

                    <item>
                <title><![CDATA[31 Penumpang yang Wisata dari Sanrobengi Takalar Berhasil Dievakuasi Selamat Oleh Tim SAR Gabungan]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/31-penumpang-yang-wisata-dari-sanrobengi-takalar-berhasil-dievakuasi-selamat-oleh-tim-sar-gabungan</link>
                <description><![CDATA[<p>Penumpang kapal jolloro yang tenggelam saat mengangkut wisatawan dari pulau Sanrobengi Takalar berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim Sar Gabungan pada Minggu (4/8/2024) sore. Sebanyak 31 orang penumpang berhasil didata oleh Tim Sar Gabungan yang menjadi penumpang kapal jolloro tersebut.&nbsp;</p>
<p>"Dari data yang kami kumpulkan di lapangan bahwa seluruh penumpang yang berada di atas kapal ada 31 orang termasuk nahkoda sesuai keterangan seluruh penumpang", ungkap Muhammad Arif Anwar selalu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.&nbsp;</p>
<p>Arif Anwar menjelaskan bahwa sebelumnya manifest penumpang tidak diketahui pasti, namun setelah seluruh korban yang berhasil dievakuasi dikumpulkan dan dimintai keterangan langsung di Pelabuhan Boddie, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar disimpulkan bahwa hanya 31 orang yang berada di atas kapal dan seluruhnya sudah dievakuasi selamat.</p>
<p>"Hingga tadi seluruh keterangan telah dikumpulkan dan disimpulkan bahwa manifest memang hanya 31 orang dan semuanya sudah dievakuasi selamat," imbuh Arif Anwar.&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Arif Anwar menerangkan bahwa beberapa korban yang membutuhkan perawatan medis sudah diantarkan ke Puskesmas dan RSUD Takalar, selebihnya dijemput kembali oleh keluarga.</p>
<p>Atas kejadian ini selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Arif Anwar mengimbau kepada nelayan maupun pemilik kapal agar senantiasa memperhatikan keselamatan dalam berlayar. Mengecek kemampuan kapasitas kapal sebelum berlayar dan tidak membiarkan kelebihan muatan saat berlayar.&nbsp;</p>
<p>"Kita bersyukur kecelakaan ini tidak menyebabkan korban jiwa, tapi semoga ke depan pemilik kapal bisa memperhatikan kapasitas dan mengutamakan keselamatan saat berlayar," tegas Arif Anwar.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12296</guid>
                <pubDate>Sun, 10 May 2026 20:56:47 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Kapal Jolloro Angkut Wisatawan dari Pulau Sanrobengi Tenggelam, Tim Basarnas Dikerahkan ke Lokasi Kejadian]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/kapal-jolloro-angkut-wisatawan-dari-pulau-sanrobengi-tenggelam-tim-basarnas-dikerahkan-ke-lokasi-kejadian</link>
                <description><![CDATA[<p>Sebuah kapal jolloro yang mengangkut wistawan dari Pulau Sanrobengi menuju Pelabuhan Desa Boddia Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar dilaporkan tenggelam di perairan Takalar pada Minggu (4/8/2024) siang. Laporan itu langsung direspons Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar dengan menerjunkan Tim Basarnas menuju ke lokasi kejadian.&nbsp;</p>
<p>"Kami terima info kecelakaan kapal tenggelam dari Polair Takalar dan segera mengerahkan personel Basarnas menuju ke lokasi kejadian," ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.&nbsp;</p>
<p>Menurut Arif, kapal tersebut saat berlayar dari Sanrobengi ke pelabuhan Boddie Takalar. Namun saat di tengah perjalanan, kapal dihantam gelombang dan miring sebelum akhirnya tenggelam.</p>
<p>Beberapa penumpang langsung dievakuasi oleh kapal nelayan lain yang melintas, namun karena tidak adanya manifest penumpang, saat ini belum mampu diidentifikasi jumlah seluruh penumpang yang ada di atas kapal tersebut saat berlayar.&nbsp;</p>
<p>"Saat ini dari laporan tim kami di lapangan bahwa semua penumpang yang terlihat sudah dievakuasi, namun karena tidak ada manifest maka kami belum bisa memastikan kondisi seluruh penumpang," terang Arif Anwar.&nbsp;</p>
<p>Adapun beberapa penumpang dievakuasi ke pulau terdekat dari lokasi kejadian. Hingga saat ini pihak berwenang meminta seluruh penumpang yang dievakuasi agar dibawa ke Pelabuhan Boddie untuk menyamakan jumlah manifest yang sebenarnya.</p>
<p>"Hingga saat ini Tim Basarnas masih berada di lokasi untuk mengantisipasi masih adanya penumpang yang belum dievakuasi, " tambah Arif Anwar.&nbsp;</p>
<p>Para keluarga korban juga berada di lokasi untuk menemui keluarganya yang berhasil dievakuasi sembari mendata seluruh penumpang yang berada di kapal nahas tersebut.</p>
<p>"Semoga tidak ada lagi penumpang yang belum dievakuasi," harap Arif Anwar.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12295</guid>
                <pubDate>Sun, 17 May 2026 02:10:02 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Hendak Memancing di Perairan Bira Bulukumba, Tim Sar Gabungan Temukan Nelayan Hanyut di Perairan Jeneponto]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/hendak-memancing-di-perairan-bira-bulukumba-tim-sar-gabungan-temukan-nelayan-hanyut-di-perairan-jeneponto</link>
                <description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">H Salling (50), nelayan yang dilaporkan belum kembali melaut di perairan Bira Bulukumba akhirnya ditemukan Tim Sar Gabungan hanyut di perairan Jeneponto, Sulsel, pada Kamis (18/7/2024). Korban ditemukan berada di atas perahunya yang ternyata mengalami mati mesin dan hanyut ke perairan Jeneponto.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">"Sekitar pukul 11.39 Wita korban ditemukan Tim Sar Gabungan setelah perahu miliknya hanyut hingga perairan Jeneponto," terang Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Arif Anwar, saat hendak memancing di perairan Bira Bulukumba perahu korban mengalami mati mesin sehingga terbawa arus dan hanyut hingga perairan Jeneponto. Karenanya, keluarga dan nelayan yang mencari sehari sebelumnya sudah tidak menemukan keberadaan korban di lokasi biasa memancing.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun Tim Sar Gabungan yang tiba di lokasi menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) langsung mengevakuasi korban menuju pelabuhan Birea Bantaeng untuk dijemput keluarganya.</p>
<p style="text-align: justify;">"Alhamdulillah korban selamat dan sudah dievakuasi ke pelabuhan Birea Bantaeng untuk diserahkan ke keluarganya," imbuh Arif Anwar.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas kejadian ini, Arif Anwar kembali mengimbau kepada nelayan untuk memperhatikan keselamatan dirinya saat hendak melaut. Utamanya melengkapi dengan pelampung dan alat komunikasi sederhana agar bila terjadi kondisi darurat bisa melakukan komunikasi dan meminimalkan risiko.</p>
<p style="text-align: justify;">"Semoga kejadian ini bisa menjadi perhatian khusus betapa pentingnya nelayan melengkapi diri dengan alat keselamatan berupa pelampung dan alat komunikasi sederhana, agar jika terjadi kondisi tidak diinginkan bisa segera melaporkan ke keluarga atau pihak berwenang," tutup Arif Anwar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya, pria paruh baya itu dilaporkan belum kembali melaut setelah sehari sebelumnya pamit memancing ikan di perairan Bira Bulukumba. Namun hingga malam hari yang seharusnya sudah kembali, tak kunjung pulang. Ternyata perahunya mengalami mati mesin dan hanyut sebelum ditemukan Tim Sar Gabungan menjelang siang tadi.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12293</guid>
                <pubDate>Sun, 17 May 2026 05:09:01 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Belum Kembali Melaut, Basarnas Cari Nelayan di Perairan Bira Bulukumba]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/belum-kembali-melaut-basarnas-cari-nelayan-di-perairan-bira-bulukumba</link>
                <description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seorang nelayan dilaporkan belum kembali melaut di perairan Bira Bulukumba, Sulsel, sejak semalam. Menerima laporan tersebut satu Tim Basarnas diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap korban pada Kamis (18/7/2024) pagi.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">"Kami menerima laporan adanya nelayan yang pergi memancing, namun hingga saat ini belum kembali. Karenanya kami kerahkan personel dari Pos Sar Bantaeng melakukan pencarian," ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut, Arif Anwar menjelaskan bahwa pagi ini Tim dari Pos Sar Bantaeng menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Dermaga Marina Bantaeng menuju ke lokasi duga nelayan biasa memancing untuk memindai perairan sekitar dan berharap menemukan perahu yang digunakan korban.</p>
<p style="text-align: justify;">"Semoga Tim bisa segera menemukan tanda keberadaan korban," harap Arif Anwar.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun nelayan diketahui bernama H Salling (50) pergi memancing sehari sebelumnya pada Rabu (17/7/2024) sejak pukul 10.30 Wita dan biasanya akan kembali pada pukul 22.00 Wita. Namun hingga pagi ini nelayan tersebut belum ada kabar. Beberapa keluarga beserta nelayan sudah berupaya melakukan pencarian sebelum dilaporkan ke pihak Basarnas.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12292</guid>
                <pubDate>Sat, 16 May 2026 03:38:13 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tim SAR Gabungan Temukan Dua Remaja Putri yang Tenggelam di Air Terjun Jami Maros]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-temukan-dua-remaja-putri-yang-tenggelam-di-air-terjun-jami-maros</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Proses pencarian dua remaja putri yang dilaporkan tenggelam saat berenang di area air terjun Jami Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya membuahkan hasil. Kedua korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan tak berselang lama setelah Tim menyelam ke dalam air pada Sabtu (13/7/2024) pagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">&ldquo;Kedua korban berhasil dievakuasi oleh Tim yang melakukan penyelam sekitar kedalaman 5 meter di bawah air,&rdquo; ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Arif Anwar menjelaskan bahwa proses evakuasi kedua korban tidak berselang lama. Korban pertama yang ditemukan atas nama Salsabila (17) ditemukan sekitar pukul 07.39 Wita dan tak berselang lama pada pukul 07.50 Wita korban kedua atas nama Tazqiah Wulandari (17) juga berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">&ldquo;Kedua korban sudah dievakuasi dengan ambulans untuk diserahkan ke pihak keluarga,&rdquo; tambah Arif Anwar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Adapun kronologi kedua remaja putri itu menjadi korban beredar dari video yang diambil dari rekan korban lainnya yang tidak ikut turun air. <span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp;</span>Peristiwa nahas itu terjadi sehari sebelum pada Jumat (12/7/2024) siang bersama 7 temannya sedang berenang melingkar sambil berpegang tangan dari pinggir kolam air terjun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Dari video terlihat saat bergerak ke tengah, tiba-tiba satu korban yang tidak tahu berenang terlepas pegangan dari temannya hingga tenggelam ke bawah air. Sementara korban lainnya masih terlihat berusaha mempertahankan kepalanya di atas air, namun karena tidak mampu menguasai keadaan akhirnya juga tenggelam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Atas peristiwa ini, Arif Anwar menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para wisatawan yang hendak mengunjungi lokasi wisata untuk tetatp berhati-hati pada kondisi meda yang didatangi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">&ldquo;Tentu kami menyampaikan belasungkawa dan turut dukacita. Tapi semoga kejadian ini menjadi perhatian kita bersama, agar anak-anak kita atau wisatawan yang hendak mengunjungi lokasi wisata air terjun untuk tetap mengutamakan keselamatan,&rsquo; urai Arif Anwar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Menurutnya, sejauh ini beberapa lokasi wisata memang masih banyak yang belum dikelola. Karenanya, setiap pengunjung yang mendatangi lokasi wisata harus berhati-hati, apalagi medan dari lokasi wisata bisa jadi tidak diketahui. Khususnya, imbau Arif Anwar, bagi yang tidak tahu berenang untuk tidak mendekati area kolam yang dalam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">&ldquo;Kami imbau kepada warga yang datang agar selalu mengutamakan keselamatan diri. Jangan memaksakan mandi atau berenang apabila memang tidak tahu, apalagi belum mengenal medan lokasi wisata yang didatangi. Ini sangat berisiko bahkan bisa sampai merenggut nyawa,&rdquo; tegas Arif.</span></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12291</guid>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 15:45:27 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Diterima di Mako Koopasud II, Panglima Koopsud II Siap Dukung Basarnas dalam Pelaksanaan Operasi Sar]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/diterima-di-mako-koopasud-ii-panglima-koopsud-ii-siap-dukung-basarnas-dalam-pelaksanaan-operasi-sar</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Panglima Komando Operasi udara II (Koopsud II) Marsekal Muda TNI AU Dr Budhi Achmadi menerima rombongan pimpinan Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar di Mako Koopsud II pada Selasa (16/7/2024) di Makassar. Hadir dalam rombongan adalah Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar, didampingi pejabat Kantornya dari bagia umum (Bustanil), bagian Sumber Daya (Haris Supardi), dan bagian Operasi dan Siaga (Andi Sultan).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Pada kesempatan itu Pangkoopasud II Marsda TNI AU Budhi Achmadi menyambut hangat jajaran UPT Basarnas yang ada di Makassar ini. Baginya, Basarnas yang Kepalanya berasal dari unsur TNI AU merupakan bagian dari lembaga negara yang perlu untuk terus didukung dalam misi kemanusian melakukan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat di wilayah NKRI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Apalagi, menurut Marsda Budhi, TNI AU yang memiliki pesawat dan helikopter selama ini sering turut membantu operasi sar apabila diminta dukungannya oleh Basarnas. Khusus di wilayah kerja Koopsud II yang menjadi kewenangannya, maka kapan pun bila dibutuhkan alut dan personelnya akan siap membantu dan mendukung operasi sar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Arif Anwar menyatakan bahwa kunjungannya kali ini sebagai langkah awal untuk memperkenalkan diri selaku pimpinan baru di UPT Basarnas yang ada di Makassar. Arif Anwar menyampaikan bahwa selam ini Koopsud II secara khusus telah banyak membantu proses pemantauan lewat udara apabila terjadi kecelakaan kapal di wilayah kerja Makassar, karena itu menurut Arif Anwar sinergisitas dan dukungan dari Koopsud II sangat diharapkan apalagi selama masa kepemimpinannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">&ldquo;Selaku pimpinan baru di Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar tentu saya sangat mengharapkan bantuan dari Koopsud II apabila kami membutuhkan dukungan pesawat ataupun helikopter dalam pencarian lewat udara,&rdquo; tambahnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Menanggapi hal itu, Marsda Budhi Achmadi meyakinkan bahwa Koopsud II yang menjadi kewenangannya akan dengan senang hati memberikan bantuan bila diperlukan. Apalagi, menurutnya, operasi sar merupakan misi non militer bagi TNI dalam menegakkan kedaulatan di wilayah NKRI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;">Mengakhiri kunjungan, Arif Anwar memperkenalkan jajaran pimpinannya kepada Koopsud II dan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang selama ini diberikan oleh Koopsud II dalam mendukung pelaksanaan operasi sar di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar secara khusus dan Basarnas secara umum. Menurutnya, bantuan pencarian lewat udara utamanya pada kecelakaan kapal di laut ataupun kecelakaan pesawat yang jatuh di hutan dan pegunungan sangat terbantu oleh pesawat ataupun helikopter milik TNI AU dalam memindai target pencarian lewat udara.</span></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12290</guid>
                <pubDate>Sun, 17 May 2026 00:28:28 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Ditemani Jajaran Pejabat, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Kunjungan ke Mapolda Sulsel]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/ditemani-jajaran-pejabat-kepala-kantor-pencarian-dan-pertolongan-makassar-kunjungan-ke-mapolda-sulsel</link>
                <description><![CDATA[<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar melakukan kunjungan ke Mapolda Sulsel pada Selasa (16/7/2024). Pada kunjungannya, Arif Anwar beserta jajaran pejabatnya diterima langsung oleh Kapolda Sulsel di Gedung Mapolda Sulsel.</p>
<p>Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi yang menerima rombongan Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar menyambut hangat kedatangan Arif Anwar beserta jajaran.&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, Kepolisian selama ini selalu bersama Basarnas dalam pelaksanaan operasi sar, khususnya pada masa-masa tanggap darurat saat terjadi bencana alam.&nbsp;</p>
<p>Baginya, sinergisitas yang selama ini terjalin antara Polri dan Basarnas hendaknya terus diperkuat dengan saling berpadu di lapangan, khususnya dalam memberi respons terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Arif Anwar selalu Kepala UPT dari Basarnas yang ada di Sulsel menyampaikan terima kasihnya kepada Polda Sulsel atas bantuannya selama ini dalam membantu proses operasi sar di wilayah kerja Basarnas yang meliputi Sulawesi Selatan.&nbsp;</p>
<p>"Kami sangat berterima kasih selama &nbsp;ini Polda Sulsel telah banyak membantu personel Basarnas saat melaksanakan operasi sar di wilayah Sulawesi Selatan," ungkap Arif Anwar.&nbsp;</p>
<p>Arif juga menyampaikan bahwa personel Polda Sulsel yang berada hingga tingkat Desa/Kelurahan sangat membantu masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat yang dialami masyarakat, utamanya &nbsp;pada kejadian kondisi membahayakan manusia, bencana alam, dan juga kecelakaan kapal yang dialami nelayan.&nbsp;</p>
<p>"Selama ini juga kita banyak dibantu atas informasi teman-teman Babinsa di wilayah desa kelurahan, sehingga saat ada laporan masuk dari masyarakat biasa diteruskan oleh Babinsa sehingga kami bisa bergerak cepat ke lokasi kejadian," jelas Arif.&nbsp;</p>
<p>Terakhir, Arif Anwar berharap agar hubungan baik yang selama ini terjadi antara Basarnas dan Polri, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan akan terus ditingkatkan sehingga sinergi di lapangan juga semakin padu.</p>
<p>"Kami berharap Basarnas dan Polri akan terus bersinergi untuk memberikan layanan jasa sar kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan," tutup Arif Anwar.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12289</guid>
                <pubDate>Thu, 14 May 2026 12:45:58 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Kerahkan Personel Cari Dua Remaja Putri Tenggelam di Wisata Air Terjun Jami Maros]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/basarnas-kerahkan-personel-cari-dua-remaja-putri-tenggelam-di-wisata-air-terjun-jami-maros</link>
                <description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dua remaja putri dilaporkan tenggelam saat berenang di lokasi wisata air terjun Jami, Tompobulu, Maros, pada Jumat (12/7/2024). Atas informasi itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar mengerahkan personelnya menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">"Kami menerima laporan adanya 2 remaja yang tenggelam di air terjun Jami Maros dan langsung mengerahkan personel Basarnas ke lokasi kejadian untuk membantu pencarian," ungkap Muhammad Arif Anwar selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Arif Anwar menambahkan bahwa personelnya yang tiba di lokasi kejadian akan berkoordinasi dengan potensi sar yang juga sudah di lokasi lebih dulu.</p>
<p style="text-align: justify;">Rencananya upaya pencarian akan dilakukan dengan melakukan penyelaman di titik korban dilaporkan tenggelam.</p>
<p style="text-align: justify;">"Rencananya Tim Basarnas akan lakukan penyelaman di titik korban tenggelam tapi nanti memperhatikan kondisi di lapangan karena kemungkinan tiba menjelang petang," jelas Arif Anwar.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Arif Anwar yang ditunjuk selaku Sar Mission Coordinator (SMC) lebih jauh mengungkapkan bahwa kemungkinan Tim Sar Gabungan akan terkendala penerangan dan pengenalan medan karena Timnya baru pertama mendapat kejadian di lokasi tersebut. Ia pun menyampaikan bahwa Tim Sar Gabungan harus tetap mengutamakan safety dalam proses pelaksanaan operasi sar.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">"Mungkin kendala yang dihadapi Tim Sar Gabungan adalah penerangan dan pengenalan medan, karenanya saya tetap mengimbau untuk mengutamakan safety dan mengoptimalkan pencarian sesuai prosedur yang berlaku," tegasnya.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun korban tenggelam adalah siswa SMA 1 Maros yang sedang berwisata di air terjun Jami. Dari keterangan yang dikumpulkan, dalam rombongan itu ada 9 orang terdiri dari 6 remaja putri dan 3 remaja putra. 7 orang yang turun untuk berenang saling berpegang tangan, namun nahas dua remaja putri yang tidak tahu berenang tenggelam.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12288</guid>
                <pubDate>Fri, 15 May 2026 21:19:50 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Inspektorat Basarnas Audit Kinerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/inspektorat-basarnas-audit-kinerja-kantor-pencarian-dan-pertolongan-makassar</link>
                <description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebagai bagian dari pengawasan dalam penggunaan anggaran dalam proses pengadaan barang jasa pemerintah di lingkup Unit Pelaksana Tugas Kantor Pencarian dan Pertolongan, Inspektorat Basarnas melakukan audit kinerja rutin ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar pada Senin (1/7/2024). Rencananya kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 1 sampai 5 Juli 2024.</p>
<p style="text-align: justify;">Audit kinerja yang dipimpin langsung oleh Inspektur Brigjen TNI I Nyoman Parwarta ini akan memeriksa kinerja Tahun Anggaran 2023-2024.</p>
<p style="text-align: justify;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="../../storage/uploads/posts/mceu_50738369011720769037157.jpg"></p>
<p style="text-align: justify;">Brigjen I Nyoman Parwarta dalam sambutannya sekaligus membuka pelaksanaan audit menegaskan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bagian tugas dari Inspektorat Basarnas dalam memberi pengawasan kepada UPT agar bisa menjalankan ketentuan pengadaan barang jasa di lingkungannya sesuai aturan.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">"Audit kinerja ini hal yang rutin dilakukan sebagai bagian tugas dari Inspektorat dalam mengawasi sekaligus mendampingi UPT dalam pelaksanaan pengadaan barang jasa, utamanya dalam hal laporan secara administrasi," ungkap Brigjen Parwarta.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih jauh, jenderal bintang satu ini menyampaikan bahwa segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh Basarnas sebagai lembaga negara dalam membelanjakan anggaran yang disediakan harus sesuai dengan aturan yang ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Apalagi, lanjut Brigjen Parwarta bahwa fokus Basarnas yang bertugas di bidang pencarian dan pertolongan sangat krusial dalam masa darurat. Karenanya, setiap anggaran memang harus betul-betul dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam mendukung tugas Basarnas khususnya dalam pelaksanaan operasi sar.</p>
<p style="text-align: justify;"><img src="../../storage/uploads/posts/mceu_14599384821720769069888.jpg"></p>
<p style="text-align: justify;">Adapun proses audit kinerja ini akan dilakukan pemeriksaan secara administrasi dan pencocokan dengan yang dilaporkan. Rencananya, akan dilakukan pengecekan alut (alat utama) pencarian dan pertolongan, sarana, dan prasarana yang menjadi bagian dalam mendukung pelaksanaan tugas operasi sar.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ikut hadir dalam pelaksanaan audit di Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar dari Inspektorat antara lain Meru Mudespa, Alvin Adiwijaya, Alfredo Panjaitan, dan Umi Sepriyanti Hanum. Semuanya akan bertugas memeriksa dan mengecek kesesuaian laporan serta memberi tanggapan dan penilaian atas hasil audit ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><img src="../../storage/uploads/posts/mceu_76273503541720769157271.jpg"></p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar yang kantornya diperiksa menuturkan bahwa akan mendukung pelaksanaan audit kinerja di Kantor yang dipimpinnya. Kendati baru sebulan menjabat, tapi &nbsp;Arif Anwar siap bekerjasama dengan auditor dalam proses pemeriksaan kinerja kantornya.</p>
<p style="text-align: justify;">"Ini program kerja rutin dari Inspektorat dan kami siap mendukung penuh pelaksanaan audit ini sebagai bagian dalam meningkatkan kinerja kami di masa akan datang," tegas Arif Anwar.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12287</guid>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 10:55:37 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Tingkatkan Sinergisitas, Basarnas Makassar Kunjungi Kodam XIV Hasanuddin]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/tingkatkan-sinergisitas-basarnas-makassar-kunjungi-kodam-xiv-hasanuddin</link>
                <description><![CDATA[<p>Sebagai upaya untuk meningkatkan sinergisitas bersama TNI, Kepala Kantor Basarnas Makassar bersama Inspektur Basarnas kunjungi Kodam XIV Hasanuddin pada Selasa (2/7/2024).&nbsp;</p>
<p>Kunjungan ini diterima langsung oleh Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun di ruang tamu kantornya, Mako Kodam XIV Hasanuddin, jalan Urip Sumoharjo Makassar.&nbsp;</p>
<p>Inspektur Basarnas Brigjen TNI I Nyoman Parwarta yang juga merupakan TNI aktif dari Angkatan Darat sekaligus hadir untuk menyapa Pangdam Hasanuddin. Sebagai sesama dari kesatuan AD, Inspektur menyampaikan Terima kasih kepada Kodam XIV Hasanuddin yang selama ini telah banyak membantu dalam pelaksanaan operasi sar di wilayah Sulawesi Selatan.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru di Basarnas Makassar dan menyampaikan terima kasih serta berharap sinergisitas yang selama ini terjalin bisa terus ditingkatkan sebagai upaya mendukung pelaksanaan operasi sar.&nbsp;</p>
<p>"Saya sebagai kepala Kantor baru di Basarnas Makassar ucapkan terima kasih atas bantuan dari Kodam Hasanuddin selama ini dan semoga bisa terus ditingkatkan sebagai upaya suksesnya menjalankan misi kemanusiaan di lapangan," terang Arif Anwar.</p>
<p>Ditambahkan, Arif Anwar menjelaskan bahwa jumlah personel yang dimiliki Basarnas Makassar saat ini masih sangat terbatas dengan wilayah kerja se Sulawesi Selatan. Karenanya, keterlibatan anggota TNI dari Kodam XIV Hasanuddin selama ini sangat membantu Tim Sar Gabungan dalam pelaksanaan operasi sar.</p>
<p>Menurutnya, dukungan ini perlu untuk terus dirawat dan dipertahankan agar Basarnas dan TNI dapat selalu bersinergi dalam membantu masyarakat khususnya yang membutuhkan jasa sar.&nbsp;</p>
<p>Pangdam Hasanuddin Mayjen Bobby yang didampingi staf pimpinan Kodam Hasanuddin menyampaikan kesediaan, bahwa operasi sar juga menjadi bagian tugas dari TNI non operasi militer.</p>
<p>Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan Penukaran plakat dari masing-masing instansi.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12286</guid>
                <pubDate>Fri, 15 May 2026 20:45:55 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Hari Ketiga pencarian, Tim Sar Gabungan Temukan ABK KMN Cahaya Madinah]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/hari-ketiga-pencarian-tim-sar-gabungan-temukan-abk-kmn-cahaya-madinah</link>
                <description><![CDATA[<p>Pencarian ABK KMN Cahaya Madinah yang dilaporkan terjatuh dari perahunya di muara sungai Tangka, Sinjai, Sulsel, akhirnya membuahkan hasil. Wawan (20), ABK yang menjadi korban ditemukan oleh Tim Sar Gabungan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 10 nautikalmil dari titik jatuhnya pada Jumat (5/7/2024) pagi.</p>
<p>&ldquo;Korban telah ditemukan oleh Tim Sar Gabungan pagi ini dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga,&rdquo; ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Basarnas Makassar.</p>
<p>Arif Anwar juga menjelaskan bahwa proses pencarian korban selama 3 hari ini cukup terkendala cuaca dan kondisi ombak yang tinggi di sekitar lokasi kejadian. Karenanya, Tim Sar Gabungan yang melakukan pencarian harus ekstra berhati-hati dalam pelaksanaan operasi sar. Menurutnya, kondisi di lapangan yang cukup ekstrem harus dihadapi oleh tim Sar Gabungan dikarenakan harapan keluarga korban yang ingin segera menemukan keluarganya. Namun demikian, Arif juga tetap mengisntruksikan kepada personel Basarnas bersama Potensi Sar yang berada di lapangan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam proses pencarian.</p>
<p>Adapun korban sebelumnya dilaporkan terjatuh dari perahu saat hendak keluar mencari ikan di perairan Sinjai pada Rabu (3/7/2024). Kondisi cuaca pada waktu itu memang kurang mendukung dan ombak cukup tinggi di sekitar lokasi sehingga ketika korban terjatuh dari perahunya langsung terseret arus dan tenggelam.<br>&ldquo;Semoga kejadian ini bisa jadi pelajaran buat kita semua, khususnya yang beraktifitas di perairan agar tetap mengutamakan keselamatan saat hendak melaut. Penggunaan pelampung akan sangat membantu saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan,&rdquo; tambah Arif Anwar.</p>
<p>Arif Anwar juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Tim Sar Gabungan yang telah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan. Menurutnya, dedikasi dari seluruh unsur yang tergabung yang mendukung suksesnya pelaksanaan operasi sar hingga korban bisa segera ditemukan.</p>
<p>&ldquo;Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh Tim sar Gabungan atas dedikasinya yang tinggi sehingga membantu pelaksanaan operasi sar di muara sungai Tangka Sinjai,&rdquo; tutupnya.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12284</guid>
                <pubDate>Fri, 15 May 2026 20:43:25 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Cari ABK KMN Cahaya Madinah yang Terjatuh di Muara Sungai Tangka Sinjai]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/basarnas-cari-abk-kmn-cahaya-madinah-yang-terjatuh-di-muara-sungai-tangka-sinjai</link>
                <description><![CDATA[<p>Seorang ABK (Anak Buah Kapal) KMN Cahaya Madinah dilaporkan terjatuh dari kapalnya saat hendak mencari ikan di muara sungai Tangka, Sinjai, Sulawesi Selatan pada Rabu (3/7/2025) pagi. Atas laporan itu, Basarnas menerjunkan personel Pos Sar Bone menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.</p>
<p>"Kami menerima laporan adanya ABK Kapal nelayan yang terjatuh saat hendak keluar mencari ikan di Sinjai dan langsung mengerahkan personel dari Pos Sar Bone menuju ke lokasi melakukan pencarian," ungkap Muhammad Arif Anwar selaku Kepala Kantor Basarnas Makassar.&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Arif Anwar menjelaskan bahwa Timnya yang tiba di lokasi langsung koordinasi dengan nelayan setempat dan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.&nbsp;</p>
<p>"Setelah Tim Basarnas tiba, langsung melakukan koordinasi dengan nelayan setempat dan langsung melakukan pencarian dengan membagi 3 SRU (Search and Rescue Unit) dalam upaya menemukan korban," imbuhnya.&nbsp;</p>
<p>Proses pencarian yang dilakukan Tim Sar Gabungan hingga menjelang malam hari belum membuahkan hasil dan pertimbangan penerangan maka operasi sar dihentikan sementara dan rencana akan dilanjutkan besok pagi.&nbsp;</p>
<p>"Hari ini Tim Sar Gabungan telah melakukan upaya pencarian, namun hingga menjelang petang tadi belum ditemukan tanda keberadaan korban karenanya dengan pertimbangan efektifitas pencarian maka dihentikan sementara dan dilanjutkan besok," terang Arif Anwar.&nbsp;</p>
<p>Adapun ABK yang terjatuh dari perahunya diketahui bernama Wawan (20), posisi korban berada di atas KMN Cahaya Madinah hendak ikut mencari ikan bersama nelayan lainnya di atas kapal. Namun nahas, korban terjatuh dan dinyatakan tenggelam.&nbsp;</p>
<p>"Semoga besok proses pencarian bisa dioptimalkan dan korban bisa segera ditemukan," harap Arif Anwar.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12283</guid>
                <pubDate>Sun, 17 May 2026 08:27:39 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Empat Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Remaja yang tenggelam di Sungai Sa'dan Tana Toraja]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/empat-hari-pencarian-tim-sar-gabungan-temukan-remaja-yang-tenggelam-di-sungai-sadan-tana-toraja-</link>
                <description><![CDATA[<p>Remaja tenggelam di Sungai Sa'dan, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (1/7/2024). Korban bernama Ariel Arta usia 15 tahun ditemukan pada pagi tadi, sekitar 3 kilometer dari titik awal di ketahui tenggelamnya korban hingga ditemukannya korban.</p>
<p>Sebelumnya remaja ini dilaporkan tenggelam pada Jumat (28/6/2024), dan pencarian telah di lakukan semenjak hari itu.&nbsp; Maickel, Koordinator Unit Siaga Sar Palopo mengatakan korban ditemukan di hari keempat pencarian.&nbsp;</p>
<p>"Setelah korban ditemukan oleh Tim Sar Gabungan, jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Lakipadada," kata Maickel, Koordinator Unit Siaga Sar Palopo.</p>
<p>Maickel menambahkan bahwa selama empat hari pencarian ada beberapa kendala yang dihadapi oleh Tim Sar Gabungan selama berada di lapangan. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat Tim Sar Gabungan untuk menemukan korban.</p>
<p>"Cuaca yang kurang bersahabat, derasnya arus, serta banyaknya bebatuan di sepanjang aliran sungai, merupakan kendala bagi Tim Sar Gabungan selama proses pencarian," ujar Maickel.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar menanggapi kejadian ini dengan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan keselamatan selama beraktifitas di lokasi-lokasi yang memiliki risiko membahayakan manusia. Seperti berenang di sungai yang harus tetap dalam pengawasan orang dewasa.</p>
<p>Adapun Tim Sar Gabungan yang terlibat yaitu Unit Siaga Basarnas Toraja, Polres Tana Toraja, KPA Anak Rimba Toraja, SAR UNM, SAR Unhas, SAR Lakipadada, Tunas Muda Sangalla', BPBD Tana Toraja, Personil Koramil Makale, dan warga sekitar.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12282</guid>
                <pubDate>Thu, 14 May 2026 00:35:24 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Basarnas Makassar Terjunkan Personel Cari Seorang Warga yang Melompat dari Jembatan Sungai Pappa]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/basarnas-makassar-terjunkan-personel-cari-seorang-warga-yang-melompat-dari-jembatan-sungai-pappa</link>
                <description><![CDATA[<p>Seorang warga yang belum diketahui identitasnya dilaporkan melompat dari jembatan sungai Pappa Kecamatan Patallasang, Kabupaten Takalar, Sulsel, pada Minggu (28/4/2024) siang.</p>
<p>Laporan tersebut diterima Basarnas Makassar dan langsung menerjunkan personelnya menuju ke lokasi melakukan pencarian.&nbsp;</p>
<p>"Kami terima laporan adanya warga yang melompat dari atas jembatan di sungai Pappa Takalar yang kemudian tidak muncul lagi, beberapa warga yang di lokasi sudah berusaha mencari korban namun belum ditemukan. Karenanya Basarnas langsung menerjunkan Tim menuni ke lokasi untuk membantu pencarian," ungkap Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.&nbsp;</p>
<p>Dijelaskannya bahwa Tim yang saat ini berada di lokasi langsung melajukan pencarian bersama Potensi Sar.</p>
<p>"Tim Sar Gabungan melakukan pencarian dengan menggunakan perahukaret menyisir sekitar lokasi terakhir kali korban terlihat dan juga dilakukan penyelaman dalam radius 10 meter dari titik duga tenggelam," terangnya.&nbsp;</p>
<p>Saat ini, Tim Sar Gabungan masih berupaya menyisir sungai Pappa untuk menemukan korban.&nbsp;</p>
<p>"Semoga pencarian bisa dioptimalkan dan korban segera ditemukan," harap Mexianus.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12281</guid>
                <pubDate>Fri, 15 May 2026 22:03:26 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[Lima hari Pencarian, Basarnas Hentikan Pencarian Warga Gowa]]></title>
                <link>https://makassar.basarnas.go.id/berita/lima-hari-pencarian-basarnas-hentikan-pencarian-warga-gowa</link>
                <description><![CDATA[<p>Operasi pencarian korban diduga tenggelam di sekitar air terjun Dusun Tanetea Desa Bontomanai Kabupaten Gowa dihentikan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Basarnas Makassar Bapak Mexianus Bekabel, S. Sos., MM. &ldquo;Pencarian dilaksanakan selama 5 hari dengan menurunkan personil SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Tni/Polri dan Potensi Sar lainnya&rdquo; pungkasnya. &ldquo;Kita hentikan karena tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban, kita lanjutkan dengan pemantauan&rdquo; tambahnya.&nbsp;</p>
<p>Pencarian korban an. Serang (L/45 th) yang diduga terjatuh dan tenggelam di sungai saat mancing dimulai pada jumat (5/4) malam. Warga menemukan sendal dan alat mancing korban tak jauh dari air terjun yang berada di desa Bontomanai Kabupaten Gowa. Melihat kejadian tersebut, Kepala Desa Bontomanai Melaporkannya ke pihak Basarnas.</p>
<p>Pencarian dilakukan dengan penyelaman dilokasi dicurigai korban terjatuh, juga penyisiran dari sisi kiri kanan sungai dan pemantauan menggunakan drone, hal ini diungkapkan oleh Arham, Dantim Basarnas. "Kami lakukan pencarian dengan berbagai macam metode, mulai penyelaman di lokasi kejadian, penyisiran dengan berjalan kaki dan pemantauan dengan menggunakan drone". Sampai hari ke 5 ini, hasil masih nihil, tambah Arham.</p>
<p>Setelah dilaksanakan musyawarah dengan pihak Keluarga disaksikan oleh aparat desa, pihak kepolisian dan babinsa setempat, serta menandatangani berita acara penghentian operasi sar, maka seluruh unsur bersepakat menyatakan bahwa operasi Pencarian dan pertolongan di desa Bontomanai Kabupaten Gowa dinyatakan selesai terhitung mulai hari selasa (9/4) pukul 19.00 wita. &nbsp;Keluarga korban menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai suatu Musibah yang menimpa mereka.</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Nurfajri Mursalin <nurfajri.mursalin@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://makassar.basarnas.go.id/12280</guid>
                <pubDate>Fri, 15 May 2026 10:36:40 +0700</pubDate>
                            </item>
            </channel>
</rss>
