Gandeng Basarnas Makassar, PSC 119 Dinkes Luwu Utara Latih MFR dan VAR 40 Orang


BASARNAS Makassar- Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara menggandeng BASARNAS Makassar untuk melatih 40 orang peserta dalam meningkatkan layanan keselamatan publik kepada Masyarakat Luwu Utara. Pelatihan yang berlangsung di Hotel Remaja Jaya Masamba mulai tanggal 30 sampai dengan 2 Mei 2019 ini, bertujuan memberikan keterampilan kepada Peserta agar memiliki kemampuan dan kompetensi saat melakukan pertolongan pada Masyarakat, khususnya pada kecelakaan lalu lintas.

"Kita fokuskan pada dua bidang, yakni Medical First Responder (MFR) dan Vehicle Accident Rescuer (VAR). Karena di Kabupaten Luwu banyak terjadi kecelakaan dan kondisi korban malah memburuk karena mendapat penanganan yang keliru saat akan dievakuasi ke rumah sakit", ujar Panitia Penyelenggara.

MFR sendiri merupakan Pelatihan kemampuan medis tingkat dasar yang bertujuan agar seorang penolong (rescuer) bisa mengambil tindakan tepat saat akan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit. Sementara VAR adalah kemampuan yang diberikan untuk bisa menangani korban yang mengalami kecelakaan lalu lintas, tentang bagaimana teknik mengevakuasi dari dalam kendaraan dan memindahkannya ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut.

"Jadi banyak korban yang sebelumnya masih bisa tertolong, sampai ke rumah sakit malah sudah tidak bisa dirawat karena langsung dipindahkan saja tanpa mempertimbangkan kondisi yang dialami korban saat mengalami kecelaakaaan. Misalnya, korban mengalami cedera tulang belakang, maka tidak bisa diangkat begitu saja. Selama ini kita atas dasar ingin menolong, langsung angkat saja tanpa teknik yang benar, sehingga cidera korban malah berakibat fatal bagi kehidupannya", jelas Arianto yang menjadi Penanggungjawab kegiatan dari Basarnas Makassar.

Dari pelaksanan kegitan ini, Panitia berharap, kedepannya 40 peserta bisa memberi kontribusi dalam upaya meningkatkan pelayanan keselamatan publik di Luwu Utara. Sementara BASARNAS Makassar mengapresiasi positif kegiatan yang dilakukan oleh Public Safety Center 119 Dinas Kesehatan Luwu Utara ini sebagai bagian dari memperbanyak jumlah orang yang memiliki kemampuan menolong yang benar.

"Kita dari BASARNAS sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semakin banyak yang paham tentang teknik MFR dan VAR maka kita bisa mengurangi resiko yang dialami korban saat terjadi kecelakaan. Semoga lebih banyak lagi satuan-satuan kerja yang mengikuti inovasi Public Safety Center 119 Dinas Kesehatan Luwu Utara", tutup Arianto. (*NFM)



Kategori General Berita .
Pengunggah : makassaradmin
1 May 11:13 WIB